Sebagai orang yang hidup di dunia ini, pasti tidak ada yang tidak butuh uang. Namun, uang bukanlah segalanya.
Ada kalanya uang tidak berarti lagii buat kita.
Kita liat, belum lama ini saudara kita yang berada di Padang dan sekitarnya sedang mendapatkan cobaan berupa bencana gempa bumi.
Mari kita kaji bersama akan hikmah dibalik bencana ini.
Disaat gempa tersebut terjadi, banyak saudara kita yang masih berada di dalam rumah, dalam gedung yang didalamnya mereka masih
melakukan aktivitasnya masing-masing.
Kita lihat, setelah gempa tersebut terjadi,
ada yang meninggal,
ada yang cacat tubuh,
ada yang sengaja memotong anggota tubuhnya agar dapat selamat,
ada pula yang selamat.
Nah dari sini kita akan mengetahui bahwa
UANG ITU BUKAN SEGALANYA!!
TAPI TANPA UANG SEGALANYA TIDAK AKAN TERPENUHI!!
Kenapa uang bukan segalanya?
Saudara kita yang meninggal pasti punya keluarga
mereka ada yang kaya raya, Super kaya malah.
Mereka pasti merasa sangat sedih
karena ada anggota keluarganya meninggal.
Ingin rasanya hati ini melihat keluarganya lengkap kembali.
(pengen yang meninggal hidup lagi)
Kenapa keinginan mereka tidak terpenuhi???
padahal keluarga itu sangat kaya dan raya.
Terus uangnya nggak berguna Dunk...?
Nah itu contoh simpelnya.....!
Terus....
Tanpa uang semuanya tidak akan terpenuhi!
akibat gempa tersebut
banyak rumah, gedung, infrastruktur, dan suprastruktur rusak.
Untuk itu harus segera dibangun kembali
segala macam bangunan, rumah, infrastruktur dan suprastruktur
agar kota Padang kembali seperti setia kala.
Nah, pembangunan kembali kota Padang ini tidak hanya dengan bersorak:
AYO KITA BANGUN PADANG BERSAMA!!!!
Kira-kira ada yang datang nggak???
yang pasti TIDAK.
Pada kondisi seperti inilah Uang berperan.
untuk dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana
semua pihak telah berusaha mengumpulkan uang sebanyak mungkin,
mulai dari anak-anak, sampai tingkat pemerintah.
Mereka secara NALURIAH merasa tergugah untuk membantu,
mengumpulkan uang TERUTAMA,
karena yang sangat dituhkan mereka adalah UANG.
Loh kok Uang???
Mo makan uang PO???
Yaa.... enggaklah!!!!
Hanya oarng Bego yang mo makan uang.
Uang itu disumbangkan melalui instansi-instansi yang begerak di bidang itu.
Mereka menggunakan uang yang sudah terkumpul untuk membeli segala kebutuhan yang sangat di perlukan bagi korban gempa.
Makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, slimut, tenda, dan lain-lain.
Ok....
Lanjut ke topik berikutnya.
Temen-temen yang sekarang lagi semangat cari duwit,
apa lagi yang caranya mudah,
tinggal duduk dapat uang,
tinggal tidur dapat rumah,
tinggal mandi dapet berlian,,,
wah imposibel tuh....
Mencari nafkah (Uang) adalah dianjurkan oleh semua agama.
Namun, cara mencari uang itulah yang tidak semunya diijinkan/boleh dilakukan.
Sekarang banyak penawaran untuk mendapatkan uang dengan mudah.
Kalo dulu MLM,
kalo sekarang?????
Nah sekarang tuh kayaknya MLM mulai melakukan metamorfosis.
"MENJADI LEBIH MENAWAN"
Jangan mudah tertipu saudaraku.....
Ya mungkin uang yang akan diperoleh besar sih.....
Ni pengalamanku sendiri,
saat aku pengen cari duwit gitu,
aku dapat selebaran.
Ya intinya jual suatu produk,
kalo mau daftar harus bayar uang sebesar sekian,
ntar dapat asuransi sebesar sekian,
terus dapat merchandise bisa blanja dengan harga miring,
Otomatis kepingin lah....
Sapa sih yang mau kayak gitu??
terus aku telusuri deh,
kayak detektif gitu...
Nah, ternyata produknya adalah >>>>>
terus harga dari sana sebesar >>>>>
kalo da temen yang ikutan aku dapat uang sebesar >>>>>>
Ntar setelah beberapa bulan aku akan dapet gaji sebesar >>>>
WAO keren........
Tapi kok aneh ya??
harga produknya malah jauh lebih mahal dari harga pasaran.
Gimana aku jualnya???
Kalo cuma cari anggota sih, ya biasalah dalam bisnis.
Hmmmm.........
Kaget aku dibuatnya.
Ternyata, jika kita punya anggota kita sudah banyak kita akan dapet upah tiap bulannya tanpa harus jual produk itu n cari orang lagi.
So kita tinggal tiduran deh....
Loh berarti gajinya cuma berapa bulan gitu???
Enggak loh ternyata.
Kalo udah punya banyak anggota, kini anggota kita yang cari anggota lagi.
Nah penghasilan kita berasal dari jerih payah anggota kita,
berarti kita usaha kita dulu juga dinikmati ma yang diatas kita nie??
Terus yang paling UJUNG gimana???
mandi duwit ya???
Bagi dunk.....!
Nah dari penjelasan juru bicara perusahaan itu aku pikir mirip sekali dengan MLM
Makannya aku bilang MLM yang bermetamorfosis.....
nggak usah kerja dapet uang....
itulah MLM!!!
Adab jual beli:
1. ada barang
2. ada penjual n pembeli
3. ijab qobul
Katanya tadi di brosur kita jualan barang,
kok adabnya banyak yang nggak terpenuhi???
Jual nama pa ya???
ato jual >>>> ???
Dari sini saya, aku, beta, menyarankan kepada temen-temen yang pengen cari duwit untuk berhati-hati memilih.
Mungkin itu menggairahkan,
tapi jangn langsung dijadikan pilihan,
ingat:
TELITI SEBELUM MEMBELI
so kita juga harus teliti sebelum kitaaa pilih tempat untuk usaha.
semoga apa yang kita usahakan untuk diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia tercinta ini mendapat berkah dari ALLAH SWT.
Dan semoga saudara-saudara kita yang terkena musibah
mendapatkan hidayah, dan kesabaran.
amin....
Ada kalanya uang tidak berarti lagii buat kita.
Kita liat, belum lama ini saudara kita yang berada di Padang dan sekitarnya sedang mendapatkan cobaan berupa bencana gempa bumi.
Mari kita kaji bersama akan hikmah dibalik bencana ini.
Disaat gempa tersebut terjadi, banyak saudara kita yang masih berada di dalam rumah, dalam gedung yang didalamnya mereka masih
melakukan aktivitasnya masing-masing.
Kita lihat, setelah gempa tersebut terjadi,
ada yang meninggal,
ada yang cacat tubuh,
ada yang sengaja memotong anggota tubuhnya agar dapat selamat,
ada pula yang selamat.
Nah dari sini kita akan mengetahui bahwa
UANG ITU BUKAN SEGALANYA!!
TAPI TANPA UANG SEGALANYA TIDAK AKAN TERPENUHI!!
Kenapa uang bukan segalanya?
Saudara kita yang meninggal pasti punya keluarga
mereka ada yang kaya raya, Super kaya malah.
Mereka pasti merasa sangat sedih
karena ada anggota keluarganya meninggal.
Ingin rasanya hati ini melihat keluarganya lengkap kembali.
(pengen yang meninggal hidup lagi)
Kenapa keinginan mereka tidak terpenuhi???
padahal keluarga itu sangat kaya dan raya.
Terus uangnya nggak berguna Dunk...?
Nah itu contoh simpelnya.....!
Terus....
Tanpa uang semuanya tidak akan terpenuhi!
akibat gempa tersebut
banyak rumah, gedung, infrastruktur, dan suprastruktur rusak.
Untuk itu harus segera dibangun kembali
segala macam bangunan, rumah, infrastruktur dan suprastruktur
agar kota Padang kembali seperti setia kala.
Nah, pembangunan kembali kota Padang ini tidak hanya dengan bersorak:
AYO KITA BANGUN PADANG BERSAMA!!!!
Kira-kira ada yang datang nggak???
yang pasti TIDAK.
Pada kondisi seperti inilah Uang berperan.
untuk dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana
semua pihak telah berusaha mengumpulkan uang sebanyak mungkin,
mulai dari anak-anak, sampai tingkat pemerintah.
Mereka secara NALURIAH merasa tergugah untuk membantu,
mengumpulkan uang TERUTAMA,
karena yang sangat dituhkan mereka adalah UANG.
Loh kok Uang???
Mo makan uang PO???
Yaa.... enggaklah!!!!
Hanya oarng Bego yang mo makan uang.
Uang itu disumbangkan melalui instansi-instansi yang begerak di bidang itu.
Mereka menggunakan uang yang sudah terkumpul untuk membeli segala kebutuhan yang sangat di perlukan bagi korban gempa.
Makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, slimut, tenda, dan lain-lain.
Ok....
Lanjut ke topik berikutnya.
Temen-temen yang sekarang lagi semangat cari duwit,
apa lagi yang caranya mudah,
tinggal duduk dapat uang,
tinggal tidur dapat rumah,
tinggal mandi dapet berlian,,,
wah imposibel tuh....
Mencari nafkah (Uang) adalah dianjurkan oleh semua agama.
Namun, cara mencari uang itulah yang tidak semunya diijinkan/boleh dilakukan.
Sekarang banyak penawaran untuk mendapatkan uang dengan mudah.
Kalo dulu MLM,
kalo sekarang?????
Nah sekarang tuh kayaknya MLM mulai melakukan metamorfosis.
"MENJADI LEBIH MENAWAN"
Jangan mudah tertipu saudaraku.....
Ya mungkin uang yang akan diperoleh besar sih.....
Ni pengalamanku sendiri,
saat aku pengen cari duwit gitu,
aku dapat selebaran.
Ya intinya jual suatu produk,
kalo mau daftar harus bayar uang sebesar sekian,
ntar dapat asuransi sebesar sekian,
terus dapat merchandise bisa blanja dengan harga miring,
Otomatis kepingin lah....
Sapa sih yang mau kayak gitu??
terus aku telusuri deh,
kayak detektif gitu...
Nah, ternyata produknya adalah >>>>>
terus harga dari sana sebesar >>>>>
kalo da temen yang ikutan aku dapat uang sebesar >>>>>>
Ntar setelah beberapa bulan aku akan dapet gaji sebesar >>>>
WAO keren........
Tapi kok aneh ya??
harga produknya malah jauh lebih mahal dari harga pasaran.
Gimana aku jualnya???
Kalo cuma cari anggota sih, ya biasalah dalam bisnis.
Hmmmm.........
Kaget aku dibuatnya.
Ternyata, jika kita punya anggota kita sudah banyak kita akan dapet upah tiap bulannya tanpa harus jual produk itu n cari orang lagi.
So kita tinggal tiduran deh....
Loh berarti gajinya cuma berapa bulan gitu???
Enggak loh ternyata.
Kalo udah punya banyak anggota, kini anggota kita yang cari anggota lagi.
Nah penghasilan kita berasal dari jerih payah anggota kita,
berarti kita usaha kita dulu juga dinikmati ma yang diatas kita nie??
Terus yang paling UJUNG gimana???
mandi duwit ya???
Bagi dunk.....!
Nah dari penjelasan juru bicara perusahaan itu aku pikir mirip sekali dengan MLM
Makannya aku bilang MLM yang bermetamorfosis.....
nggak usah kerja dapet uang....
itulah MLM!!!
Adab jual beli:
1. ada barang
2. ada penjual n pembeli
3. ijab qobul
Katanya tadi di brosur kita jualan barang,
kok adabnya banyak yang nggak terpenuhi???
Jual nama pa ya???
ato jual >>>> ???
Dari sini saya, aku, beta, menyarankan kepada temen-temen yang pengen cari duwit untuk berhati-hati memilih.
Mungkin itu menggairahkan,
tapi jangn langsung dijadikan pilihan,
ingat:
TELITI SEBELUM MEMBELI
so kita juga harus teliti sebelum kitaaa pilih tempat untuk usaha.
semoga apa yang kita usahakan untuk diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia tercinta ini mendapat berkah dari ALLAH SWT.
Dan semoga saudara-saudara kita yang terkena musibah
mendapatkan hidayah, dan kesabaran.
amin....
tengkyu ya....@


Tidak ada komentar:
Posting Komentar